Selasa, 20 Oktober 2015

tugas berbicara & linguistik umum

tugas berbicara & linguistik umum



MAKALAH

“BERBICARA UNTUK MENSTIMULASI”
Kelompok III:
ERWIN EKA AMIN RULLAH (2015210037)
LUSIANA DAMAYANTI (2015210042)
                                   FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS Dr.SOETOMO SURABAYA
2015-2016
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas berkatnya kami dapat menulis makalah kami ini. Ucapan terima kasih juga kepada bapak dosen yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan makalah kami ini, terima kasih juga untuk teman-teman yang telah membantu untuk mengumpulkan data-data demi kelancaran makalah ini.
Dalam makalah ini kami menjelaskan tentang keterampilan berbicara untuk menggerakan, mungkin dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan yang belum kami ketahui. Maka dari itu kami mohon tanggapan dan saran dari teman-teman maupun dosen, Demi tercapailah makalah yang sempurna
           
                                                                                       Penyusun
Surabaya,20 Oktober 2015
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL              .............................................................
KATA PENGANTAR            .............................................................
DAFTAR ISI                          .............................................................
BAB I PENDAHULUAN       .............................................................
A. LATAR BELAKANG         .............................................................
B. RUMUSAN MASALAH   .............................................................
BAB II
A. PENGERTIAN MENSTIMULASI PADA ANAK   .........................
B. FUNGSI OTAK MENSTIMULASI PADA ANAK  .................................
C. FAKTOR BERBICARA ANAK ...............................................................
BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN      .......................................................................
DAFTAR PUSTAKA   ......................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Proses perkembangan pada anak usia dini tiga tahun pertama terjadi sangat cepat dan merupakan masa yang paling sensitif karena masa tersebut dikaitkan dengan the golden age atau masa pesat perkembangan otak. Pemantauan tubuh kembang anak meliputi pemantaun dari aspek fisik, psikologis, dan sosial. Perkembangan fase awal meliputi beberapa aspek kemampuan fungsional, yaitu kognitif, motorik, sosial, dan bahasa.
Perkembangan kognitif adalah sebuah proses mental yang mengacu kepada proses mengetahui (knowing) sesuatu. Perkembangan motorik adalah perkembangan yang paling sering diidentifikasi oleh orang tua. Perkembangan bahasa adalahmengungkapkan perasaan, pikiran, dan keinginannya anak.
Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dan struktur fungsi tubuh yang lebih kompleks dan merupakan inteksi antara kemantangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya.
Pola pengasuhan anak yang baik dapat berfungsi sebagai stimulasi yang akan mengacu perkembangan anak.untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal ada 3 komponen yang dipenuhi yaitu asih, asuh, dan asah.
Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak yang datangnya diluar individu anak agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal.
B. Rumusan masalah
Dari latar belakang tersebut, dalam makalah ini penulis dapat merumuskannya menjadi beberapa rumusan masalah, yaitu:
1.   Tahap perkembangan bahasa berbicara anak secara umum
2.   Keterlambatan dan bahaya (gangguan) di dalam perkembangan bicara pada anak
BAB II
PEMBAHASAN
a.    Pengertian menstimulasi pada anak
Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak yang dilakukan oleh lingkungan (ayah, ibu, pengasuh, dan anggota keluarga lainnya)untuh mempercepat tumbuh kembang. Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan kelambatan tumbuh kembang anak.
Melakukan stimulasi yang memadai artinya merangsang otak anak sehingga perkembangan kemampuan gerakan kasar, gerak halus, komunikasi pasif, komunikasi aktif kecerdasan menolong diri sendiri dan tingkah laku social paa anak berlangsung secara optimal sesuai tahapan usia anak.
Perkembangan merupakan proses yang terjadi pada setiap makhluk. Perkembangan anak meliputi seluruh perubahan, baik perubahan fisik, perkembangan kognitif dan psikososial.
b.    Fungsi otak menstimulasi pada anak
Bagian erpenting materi ini adalah, bagaimana merangsang atau menstimulasi otak kita untuk bisa menghasilkan gelombang alpha dalam belajar, sehingga kita bisa memaksimalkan prestasi. Ada 2 pilihan yang bisa diberikan Alaka Foundation untuk melakukan hal ini, pertama, stimulasi dengan teknik-teknis psikologi terapan yang memang terbukti efektif, dan kedua, menstimulasi dengan bantuan teknologi yang disebut Brainwave Entrainment atau Brainwave stimulator, yang juga telah dibuktikan oleh para Neurologis dan Neuropsikologis dibuktikan keefektifan (bahkan instan) untuk mengontrol gelombang otak melalui stimulasi gelombang yang sama.
c.    Faktor berbicara anak
1.   Kematangan alat berbicara
2.   Kesiapan berbicara
3.   Adanya model yang baik untuk dicontoh oleh anak
4.   Kesempatan berlatih
5.   Motivasi untuk belajar dan berlalih
6.   Bimbingan
BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan
Perkembangan bahasa terbagi atas dua periode besar, yaitu periode Prelinguistik (0-1 tahun) dan linguistik (1-5 tahun). Adapun maksud dari tujuan perkembangan bicara anak untuk melatih mengucapkan kata-kata kosa kata, contohnya “mam” maksud disini anak tersebut bilang “makan”. Karena adanya dampak keterlambatan bicara atau gangguan bicara anak terpengaruh dari lingkungan tempat tinggal anak tersebut dan kurangnya pola asuh dari orang tua untuk mengajari anak berbicara.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. Stimulasi bahasa anak. http://www.infoanak.com/tag/perkembangan-bahasa -anak/






linguistik umum


1. Fungsi bahasa secara umum:
1.       Sebagai alat untuk
Mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri. Mampu mengungkapkan gambaran, maksud, gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita. Ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:
·         Agar menarik perhatian orang lain terhadap diri kita.
·         Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.
2.       Sebagai alat komunikasi
Bahasa merupakan saluran maksud seseorang, yang melahirkan perasaan dan memungkinkan masyarakat untuk bekerja sama. Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi, berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang. Bahasa yang dikatakan komunikatif karena bersifat umum. Manusia memakai 2 cara berkomunikasi, yaitu verbal dan non verbal. Berkomunikasi secara verbal dilakukan menggunakan alat/ media bahasa (lisan dan tulis), sedangakan berkomunikasi secara non verbal dilakukan menggunakan media berupa aneka symbol, isyarat, kode, dan bunyi seperti tanda lalu lintas.
3.       Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial.
Pada saat beradaptasi dilingkungan sosial, seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapai. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan orang tua atau yang dihormati. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa memudahkan seseorang untuk berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa.
4.       Sebagai alat kontrol sosial.
Yang mempengaruhi sikap, tingkah laku, serta tutur kata seseorang. Kontrol sosial dapat diterapkan pada diri sendiri dan masyarakat, contohnya buku-buku pelajaran, ceramah agama, orasi ilmiah, mengikuti diskusi serta iklan layanan masyarakat. Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.
·         Fungsi bahasa secara khusus:
1.       Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-sehari.
Manusia adalah makhluk sosial yang tak terlepas dari hubungan komunikasi dengan makhluk sosialnya. komunikasi yang berlangsung dapat menggunakan bahasa formal dan non formal.
2.       Mewuudkan seni(sastra).
Bahasa yang dapat dipakai untuk mengungkapkan perasaan melalui media seni, seperti syair, puisi, prosa, dll. Terkadang bahasa yang digunakan memiliki makna denotasi atau makna yang tersirat. Dalam hal ini, diperlukan pemahaman yang mendalam agar bisa mengetahui makna yang ingin disampaikan.
3.       Mempelajari bahasa-bahasa kuno.
Dengan mempelajari bahasa kuno, akan dapat mengetahui peristiwa atau kejadian dimasa lampau. Untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi kembali dimasa yang akan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentang latar belakang dari suatu hal. Misalnya untuk mengetahui asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah kuno atau penemuan prasasti-prasasti.
4.       Mengeksploitasi IPTEK.
Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia, serta akal dan pikiran yang sudah diberikan tuhan kepada manusia, maka manusia akan sealu mengembangkan berbagai hal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia akan selalu didokumentasikan supaya manusia lainnya juga dapat mempergunakannya dan melestarikannya demi kebaikan manusia itu sendiri.
2.     Tentukanlah struktur kalimat dan inti kalimat :

*Struktur kalimat : Sejak lahirnya konsep pemikiran baru dalam ilmu kedokteran yang dicetuskan oleh profesor linus pauling..
*Inti kalimat : Konsep pemikiran baru tentang ortemelecular medicine

*Struktur kalimat : Meskipun terkecil dan terletak di ujung utara benua afrika tunisia masih menyimpan banyak kekayaan
*Inti kalimat : Tunisia masih menyimpan banyak banyak kekayaan mulai dari pesisir pantai laut Medeterenia hingga Gurun sahara

*Inti kalimat : Ikatan komunitas literasi indonesia indonesia membuat sistem jaringan informasi
       3.contoh frase  Analisis kalimat 
*Nenek saya membaca buku humor di kamar tidur
           4.
               * Tadi pagi di ruangan tamu ayah menulis surat (kata+klausa)
               *reni yang memasak (Kata+frasa)
               *motor saya yang  dicuri (frasa+frasa)
              *sepeda saya baru (frasa+klausa)
              * Ibu menulis surat (Kata+Kata)